Galeri Humor » » Hasil Diagnosa Dokter Yang Salah

Hasil Diagnosa Dokter Yang Salah

Ayo Ketawa! - Seorang pria datang menjumpai dokter dengan sebuah keluhan di alat vitalnya.

"Dokter, saya menghadapi masalah," katanya, "Salah satu dari biji zakar saya biru warnanya."

Dokter memeriksa biji zakar tersebut lalu tiba pada kesimpulan bahwa biji zakar itu sebaiknya diambil, sebab kalau tidak pria itu bisa mati.

"Dokter, gila apa?" teriak pria itu. "Tega benar dokter mengambil keputusan yang demikian.

"Anda masih mau hidup bukan?" tanya dokter. Dan terpaksalah pria itu merelakan salah satu dari biji zakarnya diambil.

Tapi dua minggu kemudian ia datang lagi menjumpai dokter. "Dokter, bagaimana sih ini? Biji zakar saya yang satunya lagi pun telah berwarna biru pula."

Kembali dokter mengatakan bahwa jika ia masih ingin hidup, maka ia harus merelakan biji zakarnya diambil. Dan kembali lagi pria itu menolak.

"Anda masih mau hidup bukan?" tanya dokter. Dan terpaksalah pria itu merelakan biji zakarnya yang kedua diambil.

Tapi dua minggu kemudian ia datang lagi menjumpai dokter.

"Rasanya ada yang tidak beres, kini p3nis saya pula yang menjadi biru."

Setelah memeriksa pasiennya, dokter menyampaikan kabar buruk. Jika ingin tetap hidup maka p3nisnya terpaksa harus diambil.

Kembali pria itu meradang.

"Anda masih mau hidup bukan?!' tanya dokter.

"Ya. Tapi bagaimana nanti kalau saya mau pipis?"

"Hmm, saya akan memasang pipa plastik. Tidak ada masalah."

Begitulah, penis tersebut pun terpaksa diambil.

Dan beberapa hari setelah dioperasi, lelaki malang itu kembali datang menjumpai dokternya.

"Dokter, pipa plastik itu pun kini berwarna biru...."

"Hah?! Apa sih yang terjadi?"

Dokter memeriksa lebih seksama, hingga berjam-jam. Dan tak lama kemudian terdengar ia berseru.

"Oalah, ternyata celana jeans anda yang luntur...."

"(ノ°益°)ノ" (www.ayoketawa.com)

Baca humor lainnya :


Terima Kasih telah membaca Humor terbaik di Gudang Humor Indonesia dengan judul : Hasil Diagnosa Dokter Yang Salah. Anda punya cerita Lucu? Ayo kirim Cerita Lucu Anda melalui Form Kirim Humor
« Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya »
Next Post »